![]() |
| Jaringan pipa air di desa Nelle Lorangyang sempat terbengkelai. |
MAUMERE - Proyek
pemasangan jaringan pipa air yang sempat terlantar di kecamatan Nellle yang
meliputi desa Nelle Lorang,Nelle urung dan Nelle yang sempat terlantar dan
dimuat Cendana News,25 April 2016 sudah diatasi PDAM.
Pemasangan
sambungan pipa air ke rumah-rumah warga yang selama beberapa bulan terlantar
sudah bisa diselesaikan PDAM.Air pun sudah bisa dinikmati masyarakat desa di
kecamatan tersebut dan PDAM akan melakukan pengerjaan tambahan.
Demikian
disampaikan Plt.Direktur PDAM kabupaten Sikka,Ruben Soludale saat ditemui
Cendana News di kantronya,Kamis (4/8/2016).Dikatakan Ruben,pengerjaan yang
sempat terlantar sudah diselesaikan dan di tahun 2016 akan ada 2 pengerjaan
lagi.
“Kami tahun 2016
ini ada 2 kegiatan terkait jaringan air bersih di kecamatan Nele yakni
pembangunan reservoar dan perbaikan jaringan pipa air lama yang dibangun
sekitar 6 tahun lalu namun tidak terpakai,” ujarnya.
Dana pengerjaan
bersumber dari DAK dan DAU dimana untuk IKK Nelle I sebesar 1,1 miliar rupiah
lebu=ih sementara untuk IKK Nelle II mencapai 788 juta rupiah lebih.Pelanggan
PDAM di kecamatan Nelle mencapai seribu lebih.
“Disana air
dianggap seperti emas karena sulit diperoleh,jadi berapapun harganya warga akan
membayarnya,” ungkapnya.
Jaringan air ke
Nelle kata Ruben,di ambil dari mata air di kecamatan Koting dengan memakai
pompa dan dialirkan ke reservoar di Wutik.Air kembali dipompa dari Wutik agar
bisa dialirkan ke Nelle sehingga biaya operasionalnya sangat besar.
Di luar biaya
tenaga kerja,sebutnya,dalam sebulan biayanya mencapai 170 sampai 175 juta rupih
hanya untuk membayar listrikBerarti PDAM
mengalami kerugian? tanya Cendana News.Ruben katakan,meskipun minim PDAM masih
bisa untung.
Ditambahkannya,IKK
Nelle sangat potensial dikembangkan karena daerah tersebut tidak memiliki sumber
air lain selain PDAM.Warga yang selama ini mengandalkan air hujan dan membeli
dari mobi, tanki kini mulai bisa menikmati air dari PDAM Sikka.
“Jika jaringan
sudah diperbaiki,kami akan fokus menambah pelanggan lagi di sana.Masyarakat
sangat bersyukur dan mereka katakan sejak ada pipa air dari PDAM mereka sudah
tidak membeli air dari mobil tanki lagi,” pungkasnya bangga.
(Ebed de Rosary)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar