![]() |
Rumah warga di desa Watutedang yang terkena abrasi akibat gelombang pasang.
|
MAUMERE – Gelombang
pasang menerjang 18 rumah yang berada
dibibir pantai selatan dusun Ililewa desa Watutedang kecamatan Lela kabupaten
Sikka,Rabu (3/8/2016) sekitar pukul 09.00 wita.Akibat gelombang pasang 5 rumah
mengalami rusak parah.
Demikian disampaikan camat Lela Rikardus Piterson,BA saat ditemui Cendana
News di lokasi kejadian,Kamis (4/8/2016) siang.bencana abrasi mengakibatkan 3
rumah di RT 04 RW 02 dan 6 rumah yang berada di RT 05 RW 03 serta 2 rumah di RT
009 RW 05 mengalami kerusakan yang cukup
parah.
Pemilik rumah bersama beberapa orang warga sebut Piterson,berusaha
mengevakuasi barang-barang yang masih bisa di selamatkan. Barang atau benda yang
rusak yg tidak dapat di selamatkn berupa bangunan dapur,WC,kamar mandi dan kandang
babi.
“Kerugian materi masing- masing rumah di perkirakan sekitar 50 juta
rupiah,” tegasnya.
Bencana ini juga tambah mantan camat Nita telah dimonitor oleh BPBD
kabupaten Sikka dan Kabid Kedaruratan dan Logistik Drs.Bakri Kari telah bertemu
dengan pemilik rumah dan kepala desa Watutedang Yuvinud Reko.
Barang - barang yang masih dapat di selamatkan beber Piterson,untuk
sementara di evakuasi ke rumah keluarga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian
ini namun gelombang masih besar sehungga warga diminta tetap waspada..
Camat Lela ini juga menambahkan bahwa warga sekitar tempat abrasi ini harus
di evakuasi dan semua tempat yang terkena abrasi akan direlokasi karena cuaca
laut di pantai selatan Lela khususnya desa Watutedang dusun Ililewa tidak bisa
di prediksi.
“Warga untuk selalu wapada.Kami juga sudah sampaikan agar warga jangan
membangun lagi di lokasi yang ada sekarang,” ungkapnya.
Warga yang terkena musibah kata Piterson sudah bersedia pindah ke lokasi
tanah miliki mereka yang lain dan pemerintah akan membantu bahan
bangunannya.Warga juga tambahnya sudah bersedia pindah.
(Ebed de
Rosary)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar