El
Tari Memorial Cup XXVII
MAUMERE,
Media NTT – Dua gol yang dilesakaan Yoris Nono pada
10 menit terkagir pertandingan melengkapi sebuah gol yang diciptakan dirinya di
menit ke 39. Pemain bernomor pungung 9 ini pantas dinobatkan menjadi pemain
terbaik pada pertandingan ini. Pergerakan pemain berpostur pendek ini sangat
merepotkan barusan pertahanan kesebelasan Rote Ndao yang mengenakan kostum hiju
garis hitam dalam pertandingan penyisihan di pool 4 Senin ( 26/10/15 ).
Serangan yang dibangun
anak - anak asuhan Yohanes Wou Dopo dari kedua sayap dan sesekali menusuk dari
tengah jantung pertahanan sempat membuat prestasi Erickson Capitan dan kawan –
kawan. Hasilnya langsung terlihat dengan terciptanya gol pertama di menit ke 7
dimana Okta Pone dengan tenang menjebol gawang yang dikawal John Lawa.Suporter
Ngada yang memadati stadion Gelora Samador Maumere pun bersorak riang.
Tertinggal satu gol,
anak – anak Rote Ndao coba bangkit dan mengatur serangan. Permainan pelan diterapkan
dengan memanfaatkan umpan – umpan pendek hingga memasuki area pertahanan PSN
Ngada. Beberapa kali tendangan dari luar garis 16 masih belum tepat sasaran.
Sebuah umpan yang disodorkan
Okta Pone pemain dengan dengan nomor punggug 10 di dalam kotak pinalti gagal
diselesaikan Yoris Nono. Sepakannya masih melebar di kiri gawang Rote Ndao.Dus
Neri dan kawan – kawan terlihat sesekali bermain keras. Tercatat beberapa klai
terjadi pelanggaran. Timotius Batuk pemain Perserond yang mengenakan kostum
dengan nomor punggung 12 terkapar di menit ke 30 setelah beradu kepala dengan
bek Ngada.
Peluang Ngada menambah
pundi gol tercipta di menit 32 saat Dus Neri sang kapten menceploskan bola
umpan dan menggetarkan jala Rote Ndao. Namun sebelum melepaskan tendakan, Neri
sudah terperangkap off side sehingga
gol ini pun dianulir wasit.Kerja keras pemain Ngada akhirnya terjawab dengan
lahirnya gol kedua di menit ke 39 yang dilesakkan Yoris Pono.Memanfaatkan umpan
terobosan dari jantung kiri pertahanan Rote Ndao, Yoris melepaskan tendangan
keras dan bola pun bersarang di pojok kanan gawang Perserond.
Awal babak kedua
serangan PSN kian gencar. Saat pertandingan baru berjalan 4 menit Okta Pone
kembali mencetak gol keduanya. Tendangan kerasnya masih sempat ditangkap kiper
namun terlepas dan bola meluncur pelan membentur tiang kiri gawang Perserond
dan berbelok memasuki jala.Unggul dua gol tidak membuat anak asuhan John Dopo,
pelatih yang selalu berkemeja dan mengenakan dasi berpuas diri.
Usai satu – satunya gol
Perserond hasil sundulan Mohammad Bois di menit ke 64, 10 menit jelang
pertandingan berakhir Ngada melengkapi pesta gol mereka.Serangan apik yang
dibangun Sin Dua, Okto Pone, Yoris Nono serta Asri Nio berbuah lahirnya gol ke
empat di menit ke 80 yang disumbangkan Yanto Wada pemain dengan nomor punggung
18. Yoris pun kian terpacu menciptakan gol kembali sehingga lahirlah gol di
menit ke 81 dan 86 sekaligus menutup pesta gol Ngada.
Dengan kemenangan ini,
Ngada sudah dipastikan mendapat satu tiket di babak 8 besar dan mengantongi
nilai 6 hasil dua kemenangan. Ngada masih menyisahkan satu pertandingan lagi di
partai terkahir penyisihan group pool 4 dimana kesebelasan berkostum Oranye ini
akan ditantang Manggarai Barat hari Jumad ( 30/10/15).
John Dopo, arsitek
Ngada yang ditemui wartawan usai pertandingan mengatakan PSN Ngada datang ke
turnamen El tari MemorialCup ke XXVII kali ini dengan target menjuarai event
ini. Setiap pertandingan sebut John dianggap sebagai partai final sehingga
dirinya menginstruksikan para pemain untuk meraih kemenangan. ( ebd )
Ebed de Rosary Email : ebedallan@gmail.com


Tidak ada komentar:
Posting Komentar