
El
Tari Memorial Cup XXVII
MAUMERE,
MEDIA NTT – PSK Kota kupang menjadi kesebelasan
kedua yang memastikan satu tiket di babak 8 besar setelah sebelumnya PSKN
menjadi team pertama yang lolos. Kemenangan yang diraih saat bersua Persap Alor
Senin ( 26/10/15 ).Pertandingan yang digelar pukul 14.00 wita di stadion Gelora
Samador Maumere ini menjadi bukti bahwa tanpa diperkuat Yabes Roni
Malaifani,anak – anak asuhan Alex Parera kehilangan taji.
Pada pertandingan yang
dipimpin wasit Fransisko Jari yang dibantu hakim garis Jhoni Pora dan Boldi Daga, anak – anak bumi Kenari
seperti kalah mental saat bersua team favorit Kota Kupang yang turun dengan
materi pemain yang dipersiapkan mengikuti PON. Para pemain yang baru saja
menjuarai Piala Presiden di Bangka Belitung ini terlihat mulai menggebrak
pertahanan Persap sejak menit awal.Bermain cepat mengandalkan kecepatan lari
dua pemain sayap Sole Frare dan Kristo Lao yang ditopang Sebastian Daga dan
Heri Gara lewat umpan – umpan terobosan dari tengah lapangan.
Hasilnya terlihat saat
pertandingan measuki menit ke 17. Para pemain yang turun mengenakan kostum
kuning - kuning mampu membuat suporter Persap terdiam.Pergerakan bola dari
lapangan tengah jantung pertahanan Alor dimanfaatkan Heri Gara pemain dengan
nomor punggung 10 lewat tendangan keras
yang tak mampu diantisipasi kiper Persap,Melkisedek Sanabel. Hanya berselang 3
menit, jala kesebelasan dengan kostum biru – biru kembali bergetar.Samuel Wadu
Kaho membuat furustasi anak – anak kenari lwat gol cepatnya.
Memasuki babak kedua,
PSK kembali menekan pertahanan lawannya sejak wasit membunyikan peluit.Sebuah
peluang yang tercipta gagal dimanfaatkan Sole Frare dimana sundulannya masih melayang di atas mistar gawang
Persap.Alor pun tak mudah menyerah begitu saja.Sebuah umpan terobosan ke dalam
kotak pinalti PSK jatuh tepat di kaki Harli Soflanit yang berada persis di
mulut gawang tanpa terkawal.Sontekan pelan pemain bernomor punggung 21 ini
akhirnya memaksa Frasmus Fahik harus memungut bola yang bersarang di gawangnya.
Gol Harli membangkitkan
semangat PSK.Hanya butuh waktu 7 menit bagi anak- anak asuhan Anton Kia
menorehkan gol tambahan. Tepatnya di menit ke 60 Alsah Sahda mampu memaksa
Melkisedek kembalimemungut bola yang bersarang di gawangnya. Pada babak kedua, Persap
mengganti 4 pemain sementara PSK memanfaatkan semua kuota 5 pemain pengganti.
Namun Persap Alor yang coba bermain cepat berulang kali serangannya dapat
dipatahkan bek PSK dibawah komando kapten David Pramono sebelum bola memasuki
garis enam belas. Hingga wasit Fransisko meniup peluit panjang,skor akhir 3 – 1
untuk kemenangan PSK kota Kupang tidak berubah.
Dengan kemenangan
ini,PSKmemastikan satu temoat di babak 8 besar menyusul PSKN Kefamenanu TTU yang
sehari sebelumnya sudah terlebih dahulu mendapat tiket ke 8 besar.Meski
demikian, PSK yang berada di pool 3 bersama dua kesebelasan lainnya yakni
Pesebata Lembata dan Perseftim Flores Timur masih menyisakan satu pertandingan
lagi melawan Persebata tanggal 2 November nanti.Persap Alor berada di peringkat
kedua Pool 3 dengan torehan angka 3 yang didapat saat bersua Lembata di
pertandingan awal pool 3. ( ebd )
Ebed de Rosary Email : ebedallan@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar