Laman

Minggu, 03 Juni 2012

Sentuhan Tepat, Si Dia Makin Dekat

Sebagai bentuk komunikasi non verbal, tanpa disadari sentuhan bisa memberikan makna yang jauh lebih besar ketimbang dengan kata-kata. Dengan sentuhan, kita dapat merasakan kenyamanan, kehangatan, dan ketenteraman jiwa. Sehingga, selain memberi efek secara fisik berupa relaksasi, sentuhan, dan pijatan juga menawarkan efek kedekatan sehingga hubungan interpersonal antara Anda dan dia terasa lebih intens.

Sebuah penelitian di Swedia menemukan bahwa sentuhan fisik bisa mengaktifkan area emosi pada otak seseorang yang disentuh. Menurut Paul Dobransky, MD, pakar hubungan hubungan dan penulis buku
The Secret Psychology of How We Fall in Love, menghadapi kekasih dengan cara dan strategi yang tepat akan membuat si dia merasa semakin dekat dengan Anda.

Perhatikan bagian mana saja dari tubuh si dia yang harus disentuh dalam situasi tertentu.
1. Ketika marah: Remas perlahan otot trapeziusnya. Otot ini berada di area antara pundak dan leher belakang.
Ketika dia marah dan emosi akan semakin banyak adrenalin yang terpompa dalam tubuhnya, dan ini akan membuat dia berada dalam kondisi
fight mode. Kondisi ini yang kemudian membuat otot trapeziusnya menjadi lebih tegang. Menyentuh dan sedikit meremasnya akan membantu mencegah suasana hati dia agar tidak semakin memburuk. Jalur saraf area ini berjalan dua arah. Selain sikap mental yang buruk yang membuat trapezius menjadi tegang, merelaksasi area ini dengan pijatan ringan akan mengirimkan sinyal penenang pada otaknya.

Tak hanya itu, kontak fisik ini secara halus akan mengingatkan si dia bahwa Anda selalu berada di dekatnya. Sentihan ini bisa disebut sebagai gestur positif yang akan membuat dia berpikir bahwa Anda berdua adalah satu tim. Namun, bila kemarahan si dia ditujukan kepada Anda, cobalah melakukan sentuhan ini dari belakang tubuhnya, karena jika Anda melakukannya saat berhadapan, dia bisa mengartikan gerakan Anda sebagai gerakan agresif.
2. Si dia stres: Belai cuping telinganya dengan lembut menggunakan ibu jari dan telunjuk.
Cara ini seringkali dilakukan oleh terapis pijat untuk memberikan efek riles pada pelanggannya. Menurut David Givens, PhD, direktur dari Center for Nonverbal Studies, Washington, telinga dipenuhi dengan saraf sensitif yang berhubungan langsung dengan otak, sehingga ketika distimulasi, saraf-saraf tersebut akan langsung memerintahkan otak untuk langsung meresponsnya. Saat mempraktikkan pada si dia, cobalah bereksperimen dengan berbagai tekanan yang berbeda untuk mencari tahu sentuhan seperti apa yang paling cepat membuatnya merespons.

Jika ingin memberikan efek yang maksimal, belai cuping telinganya sambil membisikkan kalimat romantis sekaligus menenangkan si dia. Tanpa disadari, bisikan pada telinganya akan membentuk getaran kecil yang membuat rambut halus di dalam telinganya berdiri. Ini akan membuat sentuhan semakin efektif, karena Anda memperkuatnya dengan bisikan.
3. Si dia membutuhkan ungkapan cinta dari Anda: Mainkan jari jemari Anda di rambutnya.
Dobransky mengatakan, biasanya sentuhan ini akan semakin ampuh jika dilakukan bersamaan dengan gerakan lainnya, seperti merapikan bagian kerah kemejanya. Karena dengan begitu ia memperoleh pesan yang sama dari beberapa bagian tubuhnya. Atau Anda bisa menggunakan kedua tangan Anda untuk memainkan rambutnya. Dengan dua tangan, efek yang dirasakan juga menjadi dua kali lipat.

Bagi pria, cinta adalah hal yang rumit untuk dibicarakan. Otak pria memang diprogram untuk lebih mampu berkomunikasi lewat aksi daripada kata-kata. Inilah mengapa, memainkan jemari Anda pada rambutnya akan membuat ia lebih mengerti perasaan Anda kepadanya, begitu juga sebaliknya, memperlihatkan bagaimana perasaan si dia pada Anda. Secara otomatis, gestur ini akan diartikan sebagai ungkapan cinta.

4. Si dia bercerita: Duduklah di dekatnya dengan telapak tangan Anda mengarah ke atas.

Gerakan ini dikenal sebagai
a half gesture, karena gerakan ini mendorong dia untuk menyelesaikan aksinya. Coba deh, saat Anda melakukan ini, dia pasti akan menangkupkan telapak tangannya pada telapak tangan Anda. Gestur ini sangat efektif untuk membuatnya mengetahui bahwa Anda benar-benar mendengarkan dia bercerita. Gerakan ini akan membuat lawan bicara merasa terhubung dengan Anda.

Menurut Dobransky, menyentuh tangan dia adalah cara dasar menunjukkan bahwa Anda peduli. Begitu pun dengan telapak tangan yang terbuka akan memberi sinyal pada otak si dia, bahwa Anda terbuka pada apa pun yang ingin ia bicarakan.


Sumber : Kompas female
(Majalah Chic/Bestari Kumala Dewi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar