Laman

Kamis, 22 Februari 2018

Joseph Nae Soi : Pemimpin Harus Miliki Kecerdasan Otak dan Fisik Yang Kuat

Joseph Nae Soi, calon wakil gubernur dari paket Victory Joss saat berkampanye di Waigete.
MAUMERE – Untuk menjadi pemimpin di NTT calon pemimpin harus memiliki kecerdasan otak dan juga kekuatan fisik sebab pemimpin harus membuat terobosan dengan pikiran-pikiran brilian memajukan provinsi NTT serta harus turun ke masyarakat sehingga perlu fisik yang kuat dan tidak sakit-sakitan.

“Pemimpin harus memiliki kecerdasan otak,fisik yang kuat serta jejaring yang sangat luas baik di Indonesia maupun di luar negeri agar bisa dipergunakan untuk membangun provinsi NTT,” sebut Joseph Nae Soi, Kamis (22/2/2018).

Dikatakan Nae Soi, kekayaan alam yang ada di NTT bila paket Victory Joss terpilih maka akan dikelola dengan adil dan untuk kesejahteraan masyarakat. Dirinya bersama Vicktor Laiskodat akan menolak ijin pertambangan sebab keduanya ingin membangun tanpa merusak lingkungan.

“Vicktor dan Joseph akan menolak ijin usaha pertambangan dan 359 IUP yang telah dikeluarkan akan dievaluasi kembali.Pembangunan di sektor pariwisata harus ditingkatkan sebab NTT memiliki kekayaan alam yang luar biasa indah serta kekayaan budaya seperti kain tenun,” sebutnya.

Paket Victory Joss juga akan ,enjadi penjala, membangun JALA,Jalan Listrik dan Air.Pakt kami akan memperbaiki jalan provinsi yang mana dari ruas jalan sepanjang 2.800 kilometer, jumlah ruas jalan yang rusak sepanjang 1.180 kilometer, Pihaknya akan meminjam uang sebesar Rp.5 Triliun dari pihak lain dan dalam 3 tahun pembangunan semua ruas jalan akan tuntas.

“Kami akan meminjam dana dari pihak ketiga dan pembayarannya akan dicicil dan ini lebih efektif sebab kalau mengandalkan dana APBD maka tidak akan tercapai karena anggarannya sangat minim. Uang yang dipinjam dipakai bangun jalan dan setiap tahun pinjamannya akan dicicil,” tuturnya.

Masyarakat yang menghadiri kampanye paket Victory Joss di Waigete.
Sementara untuk air bersih kata Nae Soi,dirinya bersama Vicktor akan membeli mesin dari luar negeri yang akan mengubah air laut menjadi air tawar serta air dari embung atau kolam menjadi air yang langsung bisa diminum dari keran.Harga mesin tersebut pun hanya 80 juta rupiah sehingga untuk smeua desa di NTT cuma butuh Rp.40 Miliar.

“Untuk listrik kami akan kerja sama dengan investor dimana mereka akan bangun jaringan listrik dengan memanfaatkan potensi gas dan lainnya sehingga listrik tersebut bisa dijual juga kepada PLN.Kami sudah ada pembicaraan dengan sejumlah investor dan mereka juga tertarik,” ungkapnya.

Paket Victory Joss juga kata Nae Soi akan menirim setiap tahun 2 ribu mahasiswa untuk belajar ke luar negeri sesuai keahlian yang sangat dibutuhkan di masyarakat seperti ahli kuliner,garam dan lainnya.Dana beasiswa tersebut bukan berasal dari APBD sebab kami akan bekerja sama dnegan lembaga pendidikan di luar negeri,memanfaatkan jaringan kami.

“Kami tidak akan minta komisi dari para kontraktor tapi kami akan minta mereka agar keuntungan yang diperoleh bisa dipakai untuk membiayai beasiswa anak-anak NTT agar bisa melanjutkan sekolah,” bebernya.

Paket Victory Joss juga akan menekan korupsi dengan cara memperbaiki birokrasi, menata ASN. Kami akan tempatkan setiap pejabat sesuai kemampuan dan kapasitaa mereka.Akan ada tes dan memenuhi kompetensi baru orang tersebut bisa menempati jabatannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar