| Kantor dinas Pendididkan, Kepemudaan dan Olahraga kabupaten Sikka. |
MAUMERE - Para guru PNS
dan juga tenaga honor daerah yang mengabdi di berbagai sekolah swasta ataupun
negeri di kabupaten Sikka akan ditertibkan.Hal ini dilakukan menindaklanjuti
laporan masyaraakat terkait beberapa guru PNS dan honor daerah yang sering
meninggalkan tugas.
Demikian
ditegaskan kepala dinas Pendidikan,Pemuda dan Olahraga (PPO) kabupaten
Sikka,Simon Subsidi,Ssos kepada Cendana News,Rabu (3/8/2016).Dikatakan
Simon,hal ini dilakukan agar para murid tidak terlantar.
“Kalau guru
honor komite tentu kewenangannya ada di sekolah,tapi guru negeri pasti melalui
kita,” ujarnya.
Ditambahkan
Simon,dinas PPO dibawah kepemimpinannya akan lebih selektif dalam mengijinkan
para guru dalam mengiuti kegiatan di luar kegiatan terkait pendidikan sebab
pihaknya sering mendapat komplain dari orang tua murid.
Saat disinggung
masih banyak guru yang sering mangkir dan apakah itu tidak mengganggu kegiatan
belajar mengajar,mantan kepala Inspektorat Sikka ini katakan,kalau guru honor
komite itu kewenangan sekolah karena sekolah yang mengangkat mereka.
“Kalau guru
negeri dan honor daerah kami akan selektif memberikan ijin.Yang terpenting
anak-anak tidak terlantar bila guru tersebut harus meninggalkan tugas
sementara,” ungkapnya.
Simon
memaparkan,dirinya selama tiga bulan ini
sudah membatalkan banyak permohonan ijin dari para guru yang akan mengikuti kegiatan
rapat anggota tahunan koperasi.Bila dilakukan saat hari libur sebutnya,ini
tidak masalah.
“Bila sering
meninggalkan tugas kami akan kenai tindakan tegas.Ini penting agar guru-guru
menyadari bahwa tugas pokok mereka yakni mengajar bukan menghadiri kegiatan
lain yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan,” pungkasnya.
(Ebed de Rosary)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar