Obat penambah kejantanan merek Blue
Moon dan 21 merek lainnya ditarik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) karena
mengandung bahan kimia berbahaya bagi manusia. Salah satu efek samping bahan
kimia tersebut justru melemahkan kejantanan.
Pengumuman penarikan 22 merek obat
kuat pria tersebut disampaikan Kepala BPOM, Husniah Rubiana Thamrin Akib, Jumat
(14/11) siang. Ke-22 merek tersebut terdiri atas obat impor maupun lokal, jamu,
dan suplemen.
Penarikan 22 merek obat kuat
tersebut dilakukan setelah BPOM menerima hasil pengujian laboratorium dan
laporan masyarakat. "Uji laboratorium dilakukan sejak Januari 2008 hingga
hari ini," kata Husniah di kantor BPOM di Jalan Percetakan Negara, Jakarta
Pusat.
Hasil uji laboratorium tersebut
menunjukkan, ke-22 obat kuat tersebut mengandung bahan kimia berbahaya bagi
manusia. Sebagian merek mengandung Slidenafil sitrat sedangkan sisanya
mengandung Tadalafil bahkan mengandung kedua bahan kimia itu sekaligus.
Menurut Husniah, bahaya Sildenafil
sitrat bagi manusia adalah dapat menyebabkan sakit kepala, mual, gangguan
penglihatan, radang hidung, nyeri dada, palpitasi (denyut jantung menjadi lebih
cepat), maupun kematian.
Sedangkan Tadalafil dapat
menyebabkan nyeri otot, pusing, mual, diare, muka memerah, hidung tersumbat,
dan potensi seks hilang secara permanen. Tadalafil bersifat melebarkan pembuluh
darah yang menyebabkan penurunan tekanan darah maupun pasokan ke darah.
"Dua zat kimia ini seharusnya
dikonsumsi atas petunjuk atau resep dokter," kata Husniah. Dia
menambahkan, "Kandungan kimia itu bisa menyebabkan kematian jika
dikonsumsi dalam porsi yang banyak." Oleh karena itu, warga masyarakat
harus berhati-hati ketika mengonsumi obat kuat tradisional maupun suplemen.
Husniah juga mengatakan, kasus
kematian akibat mengonsumsi obat penambah stamina pria jarang terungkap karena
kasus-kasus tersebut biasanya tidak dilaporkan dan pihak keluarga keberatan
bila korban diotopsi.
"Kadang kita heran, ada pria
usia 30-an meninggal mendadak. Orang mengira kematian itu karena serangan
jantung. Padahal, pasti ada pemicunya. Lalu, pemicunya itu apa? Ini yang jarang
diungkap," katanya. Dalam beberapa kasus, pemicu serangan jantung tersebut
adalah pemakaian obat penambah stamina.
Merek-merek obat kuat yang ditarik
BPOM di antaranya adalah Blue Moon (produksi PT Pasific Healthcare Indonesia),
Caligula Kapsul (produksi Pabrik Jamu Air Madu), dan Sunny Zang Wang Xiong Ying
Dan Pil (produksi Tibet Yuthog Healthy Product Co Ltd). "Merek-merek
tersebut terdiri atas obat impor, obat kuat lokal, suplemen impor, dan suplemen
lokal," kata Husniah.
Husniah menambahkan, para produsen
maupun importir obat dan suplemen tersebut akan dipanggil dan BPOM akan
melaporkan kasus ini ke polisi. Para produsen maupun importir tersebut dapat
dijerat dengan UU No 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan maupun UU No 8 Tahun 1999
tentang Perlindungan Konsumen. (GET)
Daftar Obat Kuat Pria yang Ditarik
1. Blue Moon - PT Pasific Helathcare
Indonesia, Jakarta
2. Tripoten - PT Dexa Medica, Palembang
3. Caligula - Pabrik Jamu Air Madu, Magelang
4. Cobra X - Pabrik Jamu PI Ragil Sentosa, Cilacap
5. Kuat Tahan Lama - PD Jamu Moro Sehat, Banjarnegara
6. Lak Gao 69 - Pabrik Jamu Jaya Sakti Mandiri, Semarang
7. Lavaria - PT Rama Farma, Jakarta
8. Maca Gold - PT Paramitra Media Perkasa, Jakarta
9. Okura - PT Herbalindo Sukses Makmur, Tangerang
10. Otot Madu, PT Rama Farma, Jakarta
2. Tripoten - PT Dexa Medica, Palembang
3. Caligula - Pabrik Jamu Air Madu, Magelang
4. Cobra X - Pabrik Jamu PI Ragil Sentosa, Cilacap
5. Kuat Tahan Lama - PD Jamu Moro Sehat, Banjarnegara
6. Lak Gao 69 - Pabrik Jamu Jaya Sakti Mandiri, Semarang
7. Lavaria - PT Rama Farma, Jakarta
8. Maca Gold - PT Paramitra Media Perkasa, Jakarta
9. Okura - PT Herbalindo Sukses Makmur, Tangerang
10. Otot Madu, PT Rama Farma, Jakarta
11. Rama Stamina - PT Rama Farma,
Jakarta
12. Sanomale - PT Pyridam Farma, Cianjur
13. Sari Madu - Pabrik Jamu Sari Madu Murni
14. Sunni Jang Wang Xeong Ying (kapsul) - PT Cahaya Pil Teknologi Farmasi, Jakarta
15. Teraza - Produksi PT Rama Farma, Jakarta
16. Top One - Pabrik Jamu Paladiva, Solo
17. Urat Perkasa - Pabrik Jamu SM Jaya, Cilacap
18. Ju-mex - CV Mega Maju Mekar, Jakarta
12. Sanomale - PT Pyridam Farma, Cianjur
13. Sari Madu - Pabrik Jamu Sari Madu Murni
14. Sunni Jang Wang Xeong Ying (kapsul) - PT Cahaya Pil Teknologi Farmasi, Jakarta
15. Teraza - Produksi PT Rama Farma, Jakarta
16. Top One - Pabrik Jamu Paladiva, Solo
17. Urat Perkasa - Pabrik Jamu SM Jaya, Cilacap
18. Ju-mex - CV Mega Maju Mekar, Jakarta
Obat/jamu Impor
19. Hwang Di Shen Dan - PT Multi Usaha Sentosa
20. Manovel - PT Sari Sehat Q Capung Indah Abadi, Magelan.
21. Stanson - PT Rajawali Sukses, Jakarta.
22. Sunni Jang Wang Xeong Ying Dan (pil) - PT Cahaya Pil Teknologi Farmasi, Jakarta
19. Hwang Di Shen Dan - PT Multi Usaha Sentosa
20. Manovel - PT Sari Sehat Q Capung Indah Abadi, Magelan.
21. Stanson - PT Rajawali Sukses, Jakarta.
22. Sunni Jang Wang Xeong Ying Dan (pil) - PT Cahaya Pil Teknologi Farmasi, Jakarta
Sumber: BPOM
Sumber : Warta kota

Tidak ada komentar:
Posting Komentar