Laman

Minggu, 03 Juni 2012

Jenis Kebebasan Manakah Yang Anda Sukai?



Dua biksu Thai yang dihormati diundang ke rumah seorang umat untuk menrima persembahan dana makanan pagi. Di ruang tamu,tempat mereka menunggu,terdapat sebuah akuarium berisi berbagai jenis ikan hias.Biksu yang lebih muda mengadukan bahwa memelihara ikan di akuarium itu bertentangan dengan prinsip Budhis mengenai belas kasih. Itu bagaikan memenjara mereka. Apa sih yang telah diperbuat oleh ikan-ikan itu sehingga mereka harus dikurung dalam penjara tembok kaca? Mereka semestinya bebas berenang di sungai atau danau,bebas pergi kemana pun mereka suka.Biksu yang kedua tidak setuju. Memang benar,dia mengakui bahwa ikan-ikan itu tidak bebas menuruti kehendaknya,tetapi hidup dalam akuarium membebaskan mereka dari begitu banayak marabahaya. Lalu dia menguraikan daftar kebebasan mereka.
1.   Pernahkah anda melihat orang memancing ikan di akuarium di rumah seseorang? Tidak! Jadi,kebebasan pertama bagi ikan-ikan dalam akuarium adalah bebas dari ancaman para pemancing. Bayangkan apa jadinya bagi ikan di alam bebas,ketika melihat seekor cacing lezat atau seekor lalat sedap,mereka tak pernah yakin apakah itu aman dimakan atau tidak.Mereka,tak diragukan lagi,telah menyaksikan banyak teman dan kerabat mereka mencaplok seekor cacing yang tampak lezat,dan tiba-tiba lenyap dari pandangan mereka untuk selamanya.Bagi ikan di alam bebas,kegiatan makan itu penuh ancaman bahaya dan sering berakhir dalam tragedy. Makan malam bisa menjadi traumatic.Ikan di alam bebas bisa-bisa menderita gangguan pencernahan kronis karena hilangnya nafsu makan,dan ikan yang paranoid bisa dipastikan akan mati kelaparan. Ikan di alam bebas mungkin saja menderita tekanan batin,tetapi ikan di akuarium terbebas dari bahaya semacan ini.
2.   Ikan di alam bebas juga harus mencemaskan ancaman ikan lebih besar yang akan memangsa mereka.Dewasa ini,di beberapa sungai yang rusuh,para ikan tak lagi merasa aman untuk keluyuran pada malam hari! Akan tetapi,tak ada pemilik akuarium yang akan mengisi akuariumnya dengan jenis ikan yang akan memangsa ikan lainnya. Jadi,ikan dalam akuarium terbebas dari bahaya ikan kanibal.
3.   Dalam daur alamiahnya,ikan di alam bebas kadang tak memperoleh makanan.Namun bagi ikan di akuarium,hidup itu bagai tinggal di sebelah restoran.Dua kali sehari,makanan bergizi diantarkan ke depan pintu mereka,bahkan lebih nyaman daripada jasa pesan antar pizza,karena mereka tak perlu membayar.Jadi,ikan dalam akuarium terbebas dari bahaya kelaparan.
4.   Selama perubahan musim,sungai dan danau menjadi sangat dingin pada musim dingin,sampai permukaannya tertutupi es.Pada musim panas,air bisa menjadi terlalu hangat untuk ikan,kadang bahkan sampai mongering.Namun ikan di dalam akuarium memiliki system system pengaturan udara dan suhu.Suhu air dalam akuarium terjaga ajek dan nyaman,sepanjang hari sepanjang tahun.Jadi,ikan dalam akuarium terbebas dari bahaya kedinginan dan kepanasan.
5.   Di alam bebas,bila seekor ikan jatuh sakit,tak ada yang akan merawatnya.Namun,ikan dalam akuarium punya asuransi kesehatan gratis.Pemiliknya akan memanggil dokter ikan untuk dating ke rumah kapan pun ada ikan yang sakit: mereka bahkan tidak harus pergi sendiri ke klinik.Jadi,ikan dalam akuarium terbebas dari bahaya ketiadaan perlindungan kesehatan.

Biksu kedua,yang lebih senior ,menyimpulkan sikapnya. Ada banyak keuntungan menjadi seekor ikan dalam akuarium,katanya.Memang benar,mereka tidak bebas menuruti kehendaknya dan berenang ke sana kemari,tetapi mereka terbebas dari begitu banyak bahaya dan ketidaknyamanan.
Biksu yang lebih senior melanjutkan penjelasannya bahwa itu sama seperti orang-orang yang hidup dalam kehidupan yang bajik.
Benar,mereka tidak bebas mengikuti nafsunya dan seenaknya ke sana kemari,namun mereka terbebas dari begitu banyak bahaya dan ketidaknyamanan.
Jenis kebebasan manakah yang anda sukai?.

Sumber : Buku Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya
                Buku Best Seller karya Ajahn Brahm
























Tidak ada komentar:

Posting Komentar