KANGEN
Kau tak akan mengerti
bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan
tanpa cinta
kau tak akan mengerti
segala lukaku
kerna luka telah
sembunyikan pisaunya.
Membayangkan wajahmu
adalah siksa.
Kesepian adalah
ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi
racun bagi darahku.
Apabila aku dalam
kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api.
KENANGAN DAN KESEPIAN
Rumah tua
dan pagar batu.
Langit di desa
sawah dan bambu.
Berkenalan dengan sepi
pada kejemuan
disandarkan dirinya.
Jalanan berdebu tak
berhati
lewat nasib
menatapnya.
Cinta yang datang
burung tak tergenggam.
Batang baja waktu
lengang
dari belakang menikam.
Rumah tua
dan pagar batu.
Kenangan lama
dan sepi yang syahdu
(diambil
dari buku : EMPAT KUMPULAN SAJAK, karya RENDRA, penerbit Pustaka
Jaya, cetakan kedelapan, tahun 2003)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar