Laman

Sabtu, 12 November 2011

Bibir Kelamin Tidak Normal ????


Gadis ini sudah pernah membatalkan perkawinannya dan sekarang ragu-ragu lagi untuk menikah, hanya karena ia melihat bentuk bibir kelaminnya berbeda dengan teman. Betulkah karena ia sering masturbasi? Perlukah ia melakukan pengobatan membesarkan bibir kelamin? “Saya seorang gadis berumur 25 tahun, rencana mau menikah. Namun, saya sangat takut karena merasa kelamin saya tidak normal. Tiga tahun lalu saya tidak jadi menikah dengan pacar yang dulu karena ketakutan saya juga.   Ketakutan ini karena saya melihat bentuk bibir kelamin tidak cembung, tetapi hanya datar. Saya pernah mandi bersama teman, dan saya perhatikan bibir kelaminnya cembung. Mengapa bibir kelamin saya tidak cembung, tetapi lebih datar? Saya juga pernah nonton VCD porno, saya lihat bibir kelamin yang cembung.
Saya dulu sering melakukan masturbasi dengan menyemprotkan air dari shower sampai orgasme. Perbuatan itu saya lakukan sejak di SMP sampai sekarang, walaupun sudah jarang. Apakah karena perbuatan itu bibir kelamin saya tidak cembung?
Bagaimana caranya agar bibir kelamin bisa lebih cembung? Saya pernah membaca iklan obat tradisional yang dapat membesarkan bibir kelamin.
Terus terang, saya takut suami tahu lalu kecewa dan menyangka saya sudah sering melakukan hubungan seks. Padahal, saya belum penah melakukan hubungan seks sama sekali, hanya masturbasi.”
K.R., Solo     Tidak Beralasan Saya pikir ketakutan Anda tidak beralasan, kalau hanya karena bibir kelamin yang tidak sama dengan orang lain. Sama halnya dengan bagian tubuh Anda yang lain, yang pasti tidak selalu sama dengan orang lain. Sebut saja hidung Anda, bibir Anda, dan payudara Anda. Apakah Anda akan mempermasalahkannya, lalu ingin juga seperti bentuk bagian tubuh orang lain?
Saya tidak tahu mengapa Anda sampai mempermasalahkan bentuk bibir kelamin yang Anda anggap tidak cembung itu. Apalagi sampai dihubungkan dengan kemungkinan reaksi suami yang sampai kecewa dan menyangka Anda telah melakukan hubungan seksual. Apakah mungkin Anda pernah menerima informasi yang salah tentang bentuk bibir kelamin?
Sungguh tidak ada alasan kalau sampai suami kecewa hanya karena bentuk bibir kelamin yang tidak cembung, apalagi sampai menuduh Anda telah melakukan hubungan seksual sebelumnya. Saya yakin suami Anda kelak tidak akan sampai sedungu itu. Sungguh, ketakutan Anda sangat berlebihan dan tidak berdasar.
Siapkan Diri Saja Keinginan membuat bibir kelamin menjadi lebih cembung saya pikir terlalu mengada-ada, apalagi dikaitkan dengan ketakutan suami menjadi kecewa. Keinginan dan ketakutan ini secara tidak langsung merupakan reaksi sebagian perempuan dalam memosisikan dirinya sebagai objek seksual pria. Tidak ada obat yang dapat membuat bibir kelamin menjadi lebih cembung, terlebih memakai cara tradisional.
Dugaan Anda yang mengaitkan bentuk bibir kelamin dengan masturbasi yang sering Anda lakukan, juga tidak berdasar sama sekali. Masturbasi tidak memengaruhi anatomi kelamin. Jadi dugaan Anda salah sama sekali, bahkan justru semakin mengakibatkan kebingungan Anda.
Saya harap Anda dapat melenyapkan ketakutan yang tidak berdasar sama sekali itu. Lebih baik siapkan diri menghadapi pernikahan yang telah Anda rencanakan itu. Kalau Anda ingin lebih yakin, silakan periksakan diri kepada dokter. Dengan pemeriksaan dapat diketahui apakah bibir kelamin Anda normal atau tidak. @
Konsultasi Dijawab Prof DR dr Wimpie Pangkahila SpAnd
Sumber : Sehatnews.com
Otot Ms V Kendur ???
Kekenyalan dan kekencangan otot vagina memang memengaruhi kenikmatan seksual. Kekencangan otot vagina harus dijaga agar kenikmatan berhubungan intim tidak hilang. Karena itu, wanita kerap resah apabila merasa otot vaginanya mulai kendur. Namun, menurut dr. Suskhan, Sp.OG (K), konsultan uroginekologi RSIA Hermina Jatinegara, Jakarta, bila tidak mengalami kejadian yang berat, otot vagina tidak semudah itu menjadi kendur. Umumnya, pada masa nifas (selepas melahirkan), kondisi rahim begitu juga otot vagina akan beradaptasi kembali ke semula.

Beberapa kondisi memang dapat membuat proses pengembalian otot vagina tidak optimal, di antaranya, melahirkan lebih dari 3 kali apalagi dengan jarak kelahiran di bawah 2 tahun, melahirkan bayi dengan berat badan di atas 4 kilogram, melahirkan bayi dengan kepala besar, melahirkan dengan alat bantu, seperti forceps, dan vaccuum, ditambah kondisi kehamilan, hormonal, dan kelemahan ligamentum memengaruhi otot-otot vagina relatif kendur meski telah melewati masa nifas. Jika demikian yang terjadi, masih ada cara untuk memperbaikinya.

Melakukan senam kegel setelah kondisi pulih pasca melahirkan atau 2 minggu setelah operasi sesar dapat diupayakan untuk mengembalikan kekencangan otot vagina. Senam ini dapat dilakukan setiap hari dan umumnya akan menunjukkan hasil setelah 8 hingga 12 minggu terapi dilakukan.

Selain senam kegel, tindakan operasi juga bisa dilakukan sebagai pilihan lain. Vaginoplasty yang memodifikasi otot levator ani (liang vagina) dapat ditempuh dengan pertimbangan dokter subspesialis uroginekolog.

operasi ini pada intinya bertujuan mendekatkan otot levator ani hingga membentuk liang seukuran dua jari (masuk). Dengan durasi tindakan sekitar 1 jam dan pemulihan semalam, operasi ini dapat mengencangkan kembali otot vagina yang longgar. Dan, setelah tidak terasa nyeri, pasien disarankan melakukan latihan kegel untuk mengoptimalkan pengencangan vagina. Setelah pulih (sekitar 3 bulan) aktivitas seksual sudah dapat dilakukan kembali seperti biasa.

(Laili Damayanti, Hasto Prianggoro/Tabloid Nova)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar