Laman

Senin, 07 November 2011

Patung Ana Deo Hendak Dijual Keluar NTT


Ende, NTT Online - Patung Ana Deo perempuan yang ditemukan di daerah muara, di Pantai Nanganesa, Desa Nanganesa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, diduga akan dijual ke luar NTT.

"Dimungkinkan, patung itu berada di muara sengaja disembunyikan oleh pelaku pencurian, dengan maksud di situ akses transportasi lebih mudah, sehingga patung dengan aman dapat dibawa ke luar NTT menggunakan kapal untuk dijual ke kolektor barang antik," kata Kepala Polsek Ndona Inspektur Satu Abubakar Sumby, Jumat (30/9/2011) kemarin.

Menurut Abubakar, banyak suku-suku Lio yang kehilangan patung Ana Deo karena dicuri, termasuk suku di Kecamatan Detusoko yang kehilangan 5 tahun lalu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah Patung Ana Deo, yang merupakan benda pusaka etnik Lio Ende, ditemukan oleh Ibrahim Bay, Kamis (29/9), di kawasan Pantai Nanganesa. Patung dengan ukuran panjang sekitar 80 sentimeter berbahan kayu dengan bentuk dalam posisi berdiri dan telanjang. Pada bagian dada terlihat ukiran payudara, terdapat pula penutup kepala, dan bentuk kedua tangan terentang ke depan seolah hendak menerima bahan persembahan atau sesaji.

Patung ini biasanya disimpan di dalam Keda, rumah adat yang khusus menyimpan benda-benda pusaka. Patung Ana Deo yang diyakini masyarakat berkekuatan magis itu juga merupakan simbol nenek moyang atau orang tua asal. kompas.com